Sesudah kopi selesai dibuat J.E. Tatengkeng segera menghidangkan kopi itu kepada para boo-co. Kopi yang dengan cangkir besar diberikan kepada boo-co yang dinilainya paling bersemangat Jepang., sedang yang diberikan kepada kepala boo-co adalah kopi dengan cangkir biasa. Ternyata kepala boo-co ini marah sekali. Karena marahnya maka perutnya yang besar dan kepalanya yang besar kelihatan bertambah …
Sebagai akibat peninndasan dan pemerasan yang dilakukan dengan sewenang wenangan oleh tentara Jepang . Sebagai tentara Tentara Yang di bentuk pada masa pendudukan Jepang , Tentara Pembela Tanah Air (PETA ) mempunyai kesadaran akan kemerdekaan , Pemberontakan yang dipimpin oleh Supriadi di Blitar pada waktu pendudukan jepang di akui oleh pemerintah sebagai perjuangan perintis kemerdekaan